Petuah

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ "Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan" - Imam Syafi'i ___ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ Al Mujadalah ayat 11: Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat

Thursday, September 4, 2025

Nasi Berkah 5 September 2025






🍛✨ Nasi Berkah Jumat, 5 September 2025 ✨🌸

Jumat sore, suasana di panti dipenuhi aroma nasi goreng hangat yang dipadu dengan telur dadar atau ayam goreng, menjadi santapan yang menghangatkan perut sekaligus hati. Malam harinya, hidangan istimewa nasi kuning lengkap dengan ayam goreng tersaji di meja makan, menambah kebahagiaan anak-anak panti.

Setiap hidangan bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga menjadi simbol kasih sayang, kebersamaan, dan syukur. Suasana hangat dan tawa anak-anak menjadikan hari itu terasa penuh berkah dan keceriaan. 🌿✨

 

Memasak Hari Kamis 4 September 2025




Pada Kamis, 4 September 2025, suasana di Panti Asuhan Aisyiyah 1 Surabaya terasa begitu hangat dan penuh kebersamaan. Sejak pagi, aroma masakan sudah tercium dari dapur sederhana panti. Menu hari itu begitu istimewa: sayur asem segar yang menggugah selera, pepes tongkol yang dibungkus rapi dengan daun pisang, serta sambal pedas yang menambah nikmat setiap suapan.

Anak-anak panti tampak antusias membantu di dapur, ada yang mencuci sayuran, menyiapkan bumbu, hingga ikut membungkus pepes dengan penuh semangat. Gelak tawa dan canda membuat suasana memasak semakin hidup, seakan dapur menjadi ruang belajar yang penuh kasih.

Ketika waktu makan tiba, semua duduk bersama dengan wajah ceria. Piring-piring sederhana terisi penuh, dan setiap sendok sayur asem serta potongan pepes tongkol terasa lebih istimewa karena diolah dengan kerja sama dan cinta. Sambal pedas menambah selera makan, membuat hidangan siang itu semakin lengkap.

Momen sederhana ini menghadirkan kebahagiaan yang tulus. Kebersamaan dalam memasak dan menikmati hidangan membuat anak-anak panti belajar arti syukur, kekeluargaan, dan cinta yang nyata dalam keseharian.