Anak-anak panti tampak antusias membantu di dapur, ada yang mencuci sayuran, menyiapkan bumbu, hingga ikut membungkus pepes dengan penuh semangat. Gelak tawa dan canda membuat suasana memasak semakin hidup, seakan dapur menjadi ruang belajar yang penuh kasih.
Ketika waktu makan tiba, semua duduk bersama dengan wajah ceria. Piring-piring sederhana terisi penuh, dan setiap sendok sayur asem serta potongan pepes tongkol terasa lebih istimewa karena diolah dengan kerja sama dan cinta. Sambal pedas menambah selera makan, membuat hidangan siang itu semakin lengkap.
Momen sederhana ini menghadirkan kebahagiaan yang tulus. Kebersamaan dalam memasak dan menikmati hidangan membuat anak-anak panti belajar arti syukur, kekeluargaan, dan cinta yang nyata dalam keseharian.



No comments:
Post a Comment